AMBARAWA, SerasiJateng.id Meskipun mencatat kecenderungan menurun pada semester I tahun ini, Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan KB (DP3AKB) Kabupaten Semarang tetap menyiapkan layanan perlindungan perempuan dan anak lebih maksimal.
Bahkan telah membentuk unit pelaksana teknis (UPT) yang khusus menjalankan fungsi itu. “Hari ini diresmikan gedung UPTD perlindungan perempuan dan anak untuk meningkatkan pelayanan agar lebih baik,” terang Kepala DP3AKB Dewanto Leksono Widagdo usai acara peresmian di Ambarawa, Jumat (7/8/2026) siang.
Peresmian ditandai pengguntingan pita oleh Wabup Hj Nur Arifah mewakili Bupati Semarang H Ngesti Nugraha. Turut hadir Direktur RSGS dr Mas Dady Dharmadi, perwakilan Bapas Semarang, perwakilan OPD terkait serta undangan lainnya.
Saat sambutan, Wabup Hj Nur Arifah menegaskan pendirian UPTD PPA menjadi penegas komitmen Pemkab Semarang melindungi kaum perempuan dan anak dari aksi kekerasan. “Kita harapkan UPTD PPA dapat bersinergi dengan instansi terkait memberikan pelayanan khusus bagi para korban,” katanya.
Wabup mengatakan penyediaan akses yang mudah akan membuka keberanian para korban untuk melapor. Selain itu juga mereka akan merasa aman dan nyaman untuk berkonsultasi langsung dengan petugas. Sehingga tercipta situasi psikologis yang menguntungkan para korban mengatasi trauma akibat kekerasan.
Kepala DP3AKB, Dewanto Leksono Widagdo melaporkan sampai akhir Juli 2026 tercatat 45 kasus kekerasan pada perempuan dan anak. Dominasi kasus terjadi pada perempuan dewasa. Angka itu menunjukkan tren menurun. Pada tahun 2025 tercatat 158 kasus dan ada 126 kasus di 2024. Tiga kecamatan rawan kasus yakni Bandungan, Ambarawa dan Bawen.
“Ibarat Kantor Samsat, UPTD PPA ini rumah besar instansi terkait untuk menangani kasus kekerasan pada perempuan dan anak,” tegasnya.
UPTD PPA dilengkapi ruang pengaduan, ruang konsultasi dan pelayanan lainnya. Ada dua personel yang siaga. Perwakilan LBH Apik Semarang, Adelia mendukung penuh peran UPTD PPA ini. Pihaknya telah membentuk komunitas di Kelurahan Bergas Lor dan Panjang untuk bersinergi dengan DP3AKB menangani kasus.(Arie B/Jn)











