GROBOGAN, Serasijateng.id – Wakil Bupati Grobogan H. Sugeng Prasetyo meninjau langsung rumah yang kondisinya rusak parah di Desa Toko, Kecamatan Penawangan. Jum’at (28/11/2025).
Dalam kunjungannya Wakil Bupati Sugeng didampingi langsung Kepala Desa Toko dan perangkat desa lainnya.
Kondisi rumah yang tidak layak huni sebelumnya sempat viral di media sosial, sehingga mendapatkan perhatian khusus pemkab Grobogan.
Kunjungan ini menjadi bentuk respon cepat Pemerintah Kabupaten Grobogan atas keluhan masyarakat terkait kondisi rumah dan situasi keluarga penghuni yang menjadi perhatian publik.
Dalam kunjungannya Wabup Sugeng menyampaikan permohonan maaf apabila dalam penanganan masalah ini dinilai agak terlambat.
Dirinya menegaskan bahwa Pemkab Grobogan bersama pemerintah desa Toko tetap akan peduli dan berkomitmen memberikan solusi yang terbaik baik rumah dan penghuninya.
“Kami atas nama Pemkab Grobogan, mohon maaf atas keterlambatan penanganan rumah yang sudah tidak layak huni ini. Dan juga kepada Kepala Desa Toko yang mungkin dianggap terlambat menangani masalah ini agar bisa dimaafkan juga. Namun Insya Allah kami tetap akan memberikan solusi yang terbaik untuk ibu dan anaknya yang tinggal dirumah ini ,” ungkap Wabup Sugeng.
Ditambahkannya bahwa pemerintah desa telah bertanggung jawab terhadap perbaikan rumah yang kondisinya cukup memprihatinkan. Saat ini proses pembenahan telah mulai dilakukan.
“Alhamdulillah rumah sudah ditangani oleh kepala desa Toko lewat program RTLH dari Dana Desa. Dan Insyaallah selanjutnya Pemkab Grobogan tetap berupaya memberikan bantuan dengan program yang ada.
Kami tetap akan sungguh-sungguh menyukseskan program Presiden Prabowo, yang selalu berpihak pada masyarakat yang bernasib kurang baik,” Tegas Wabup Sugeng.
Selain kondisi rumah, Wabup juga menyoroti masa depan pendidikan anak pemilik rumah. Ia menjelaskan bahwa karena usia anak sudah menginjak 15 tahun dan belum mengikuti pendidikan formal, pemkab Grobogan akan segera mengambil langkah lewat kejar paket dan seterusnya sehingga anak tersebut tetap sekolah Jika Sekolah Rakyat sudah ada juga bisa dimasukkan disana nantinya.Imbuhnya.
Wabup Sugeng menegaskan bahwa seluruh dinas terkait yang ada di Grobogan akan bergerak bersama untuk memastikan anak tersebut mendapatkan pendidikan yang layak serta dukungan sosial yang diperlukan. Sedangkan Suliyem penghuni rumah yang sudah tidak layak akan dibawa ke rumah sakit untuk pengobatan kejiwaannya.(Imam)














