Issue di Medsos Terkait Perpecahan ditubuh PDI Perjuangan DPC Grobogan terlalu berlebihan.

Ket. Photo Lusia Indah Artanti dan Ketua DPC PDI P Grobogan memeriahkan hari Kartini

GROBOGAN, SerasiJateng.id –
Terkait narasi adanya perpecahan pasca Muscab PDI Perjuangan DPC Grobogan itu terlalu dibesar – besarkan bahkan berlebihan. Menanggapi beredarnya narasi di media sosial yang menyebut adanya perpecahan di tubuh DPC PDI Perjuangan Kabupaten Grobogan pasca Musyawarah Cabang, Hj Lusia Indah Artanti SE, MM selaku kader PDI Perjuangan Kab. Grobogan menyampaikan itu tidak benar dan terlalu berlebihan.

“PDI Perjuangan DPC Grobogan tetap solid dan kompak menjalankan amanat serta perintah partai”. Tegas Lusia Indah Artanti.

Lusia yang juga menjabat Ketua DPRD Grobogan menyampaikan bahwa pergeseran di tubuh struktur partai hal yang biasa.

Dimanapun partai politik tetap mengalami hal yang sama. Imbuhnya.
Dalam Muscab berjalan cukup demokratis dan kondusif. Dan dalam beberapa bulan lalu, DPC PDI Perjuangan se-Indonesia telah melaksanakan Musyawarah Cabang 5 tahunan untuk memilih kepengurusan masa bakti 2025-2030 termasuk kabupaten Grobogan, Muscab berjalan aman, tertib, dan demokratis.

Adapun hasilnya untuk struktur pimpinan tingkat kabupaten ( DPC) mantan Bupati Grobogan Hj. Sri Sumarni, SH, MM terpilih kembali sebagai Ketua DPC PDI Perjuangan Grobogan untuk periode 2025 -2030.

Dalam Muscab juga terjadi penugasan kader partai yang sudah sesuai dengan keputusan partai. Meskipun dalam struktur kepengurusan baruy. Lusia Indah Artani, tidak masuk dalam jajaran KSB: Ketua, Sekretaris, Bendahara saat ini adalah Ketua Hj. Sri Sumarni Sekretaris Agus Siswanto dan Bendahara Magdalena Selvi.

Hal ini bukan bentuk perpecahan, melainkan penugasan partai dan itu sesuatu yang wajar.
Saat ini Lusia Indah Artani, SE.,MM mendapat amanah dan penugasan sebagai Ketua DPRD Kabupaten Grobogan menggantikan Agus Siswanto pada periode sebelumnya agar bisa maksimal dan profesional dalam menjalankan tugasnya.
Sikap dan keberanian serta tanggung jawab Lusia Indah Artanti yang cukup tinggi sudah dibuktikannya.

Beberapa awak media yang meliput kegiatan paripurna menilai Lusia Indah Artanti sosok Srikandi PDI P Grobogan yang memang pas dan mampu sekali menduduki jabatan ketua DPRD Grobogan.

Ketika dikonfirmasi adanya narasi yang menyebut pertarungan antara “Srikandi Kuripan” dan “Srikandi Gebangan” adalah t iidak benar dan tidak berdasar bahkan dirinya sekali lagi menegaskan bahwa PDI P Grobogan tetap solid dan
tidak benar kalau ada perpecahan.
Kami sebagai petugas partai PDI Perjuangan tentunya akan taat kepada perintah partai dengan menjalankan keputusan partai sebaik-baiknya dan penuh rasa tanggung jawab.

“Di mana kami ditugaskan siap dan hubungan Kami baik kepada ibu Hj Sri Sumarni selaku Ketua DPC dan Bapak Setyo Hadir selaku Bupati Grobogan baik-baik saja.” Tegasnya

Yang terpenting sebagai kader Kami diminta tetap Fokus Konsolidasi Hadapi Pemilu 2029.

Penempatan kader di setiap posisi merupakan hak Ketua DPC yang telah melalui proses rapat DPC secara demokratis dengan pertimbangan matang, agar kader dapat fokus pada tugas dan tanggung jawab masing-masing. Mengingat Pemilu 2029 akan dilaksanakan dua tahap antara Pemilu Pusat dan Pemilu Daerah, seluruh kader wajib patuh dan tegak lurus pada instruksi Ketua Umum PDI Perjuangan, Ibu Prof. Dr. (H.C.) Megawati Soekarnoputri.

Dengan demikian, DPC PDI Perjuangan Kabupaten Grobogan menyatakan tetap solid, kompak, dan tidak ada perpecahan. Kami mengimbau kepada seluruh pihak untuk tidak menyebarkan spekulasi liar yang dapat mengganggu kondusivitas partai. Tutup Lusia Indah Artanti (Imam)