GROBOGAN, SerasiJateng.id – Maraknya gepeng (gelandang dan pengemis) akhir – akhir ini di jalanan khususnya perempatan lampu merah membuat masyarakat merasa cemas dan terganggu. Sehingga banyak aduan diterima di Satuan Polisi Pamong Praja atau Sat Pol PP kabupaten Grobogan.
Mensikapi hal tersebut Kepala Satu Pol PP Kabupaten Grobogan Teguh Prijadi SE mengambil sikap yang tegas. Hal tersebut dibuktikan dengan diadakannya operasi penertiban di seputar perempatan pasar Wirosari kecamatan Wirosari.
Ditempat ini sempat viral di medsos beberapa gepeng mengadakan aksi meminta – menta bahkan sempat memaksa mengguna jalan sehingga membuat redah pengguna jalan bahkan pengendara mobil dan angkutan besar cuka cemas akan keselamatan gepeng tersebut.
Tepat sekali pada hari Rabu (7/01/2026) Sat Pol PP menerjunkan 1 regu pasukan untuk melakukan operasi penertiban di tempat tersebut.
Operasi dipimpin langsung oleh Kepala Bidang Penindakan Sat Pol PP Muhari yang didampingi beberapa Kepala Seksi termasuk Seksi Komunikasi Gunawan.
Dengan pergerakan yang cepat dan sergap ada 4 gepeng yang sempat diamankan. Beberapa gepeng dan manusia silver sempat kabur meloloskan diri dilokasi operasi tersebut.
Meskipun operasi penertiban dilakukan secara cepat akan tetapi unsur kemanusiaan serta komunikasi anggota Sat Pol PP kepada gepeng tetap diperhatikan sehingga dalam operasi tidak ada gepeng yang melakukan perlawanan.
Dalam kegiatan operasi tersebut nampak Camat Wirosari yang didampingi beberapa Kasi juga ikut menyaksikan operasi penertiban yang dilakukan Sat Pol PP kabupaten Grobogan.
Setelah 4 gepeng diamankan selanjutnya dibawa langsung oleh Regu Operasi Sat Pol PP ke Dinas Sosial kabupaten Grobogan.
Adapun ke empat gepeng yang berhasil diamankan mereka beralamat di Desa Karangrejo Grobogan, Wirosari, Getasrejo Grobogan dan 1 warga Juwangi yang kebetulan tinggal di Desa Tanjungharjo Ngaringan
Ke 4 gepeng tersebut selanjutnya akan dibina oleh Dinas Sosial sebelum kembali ke masyarakat.
Dinas Sosial Grobogan akan menangani gepeng sebagai Penyandung Masalah Kesejahteraan Sosial ( PMKS) memang perlu mendapatkan perhatian serius. Selain memberikan pelatihan, pembinaan tugas Dinas Sosial mengupayakan PMKS agar bisa mendapatkan bantuan sosial. (Imam)










