Pangdam IV/Diponegoro Resmikan Jembatan Perintis Garuda di Desa Ngombak Kedungjati Kab.Grobogan.

GROBOGAN, SerasiJateng.id – Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) IV) Diponegoro Mayjend TNI Achiruddin, meresmikan penggunaan Jembatan Perintis Garuda di Desa Ngombak Kecamatan Kedungjati Kabupaten Grobogan, Senin (09/03/2026).

Kehadiran Pangdam IV/Diponegoro dan rombongan disambut langsung oleh Danrem 073/Makutarama Kolonel Arm Ezra Nathanael, S.Kom dan Dandim 0717/Grobogan Letkol Inf Wefri Sandiyanto.

Bupati Grobogan Setyo Hadi beserta jajaran Forkopimda Grobogan ikut serta mendampingi Pangdam IV/ Diponegoro.

Selain meresmikan Jembatan Perintis Garuda di Desa Ngombak, kehadiran Pangdam IV/Diponegoro beserta rombongan juga dalam rangka mengikuti acara Launching 200 Jembatan Perintis Garuda yang dipimpin oleh Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) secara daring.

Kegiatan ini menjadi sangat istimewa karena dihadiri Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto meskipun secara daring.

Presiden Prabowo turut memberikan sambutan sekaligus meresmikan 200 jembatan gantung Garuda dan juga menyempatkan untuk menyapa warga masyarakat yang berada di beberapa lokasi dibangunnya jembatan tersebut.
Menurut Pangdam IV/Diponegoro, pembangunan jembatan perintis Garuda ini merupakan wujud hadirnya negara melalui TNI Angkatan Darat dalam mempercepat pembangunan infrastruktur pedesaan, membuka akses ekonomi, pendidikan, dan meningkatkan kesejahteraan rakyat, terutama di daerah terpencil.

“Program ini menegaskan komitmen Negara hadir untuk rakyat, melalui kemanunggalan TNI-AD dan masyarakat,” ujarnya.

Tidak hanya meresmikan Jembatan, kehadiran Pangdam IV/Diponegoro beserta rombongan juga melaksanakan Bakti Sosial kepada masyarakat Desa Ngombak dan Desa Kentengsari masing-masing 100 paket.

Adapun jembatan yang dibangun di atas Sungai Tuntang ini menjadi penghubung dari Desa Ngombak dan Desa Kentengsari yang masih berada dalam satu kecamatan Kedungjati, Jembatan yang memiliki ukuran panjang 80 meter dan lebar 120 cm, sangat bermanfaat sekali buat warga ke dua desa tersebut.

Pasalnya ada lebih dari 6000 warga sebagai penerima manfaatnya yang dengan dibangunnya Jembatan Perintis menjadikan transportasi lancar sehingga masyarakat desa tersebut kedepan ekonomi nya semakin meningkat. (Imam)