KAB. SEMARANG, SerasiJateng.id – Badan Kesbangpol Kabupaten Semarang memulai tahapan pendidikan dan pelatihan para calon anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan RI tingkat Kabupaten Semarang. Mereka terpilih dari hasil seleksi ketat para siswa SMA sederajat se Kabupaten Semarang.
Pembukaan kegiatan secara resmi dilakukan oleh Asisten Pemerintahan dan Kesra Rudi Susanto mewakili Sekda Valeanto Sukendro ditandai pengalungan kartu tanda pengenal kepada perwakilan calon Paskibraka di pelataran Kampus Politeknik Maritim Negeri Indonesia di jalan PTP Ngobo Area Kebun Desa Wringin Putih, Bergas, Selasa (4/8/2026) pagi.
Sekda Valeanto Sukendro dalam sambutan tertulis mengingatkan menjadi anggota Paskibraka lebih dari sekadar berlatih baris berbaris dan mengibarkan Bendera Merah Putih tanggal 17 Agustus. Namun merupakan wahana melatih mental dan karakter pribadi yang berjiwa Pancasila, berintegritas dan memiliki jiwa kepemimpinan yang kuat.
Sekda mengimbau para calon agar menjaga kesehatan selama masa karantina dan pendidikan. Selain itu juga mentaati semua perintah dan petunjuk pelatih dan pengasuh.
“Ingatlah perjuangan selama karantina akan membuahkan kebanggaan dan harga diri tinggi saat dikukuhkan oleh Bupati sebagai anggota Paskibraka,” tegasnya.
Plt Kepala Badan Kesbangpol, Budi Rahardjo melaporkan ada 75 siswa yang mengikuti tahapan karantina kali ini. Terdiri dari 40 putra dan 35 putri. Masa karantina sekaligus pendidikan akan berlangsung hingga 18 Agustus mendatang. Sedangkan pendalaman materi berupa latihan baris berbaris dan materi terkait lainnya dalam rangka pengibaran Bendera Merah Putih direncanakan 5-14 Agustus 2026.
“Lokasi karantina di Kampus Polimarin dan tempat latihan di Stadion Wujil bersama tim pelatih dari Kodim 0714,” terangnya.
Upacara peresmian pendidikan dan karantina kali ini juga dimeriahkan dengan sambutan hangat oleh Drum Corp Polimarin “Gema Sapta Samudra”. Para anggota menampilkan berbagai lagu dan atraksi yang menarik dan menegangkan. Termasuk mengangkat Bass Drum yang yang berbobot sekitar 18 kilogram dengan cara digigit.(Arie B)











