Pembukaan Grobogan Agro Expo VIII Tahun 2026 di Area Dinas Pertanian Grobogan Sangat Meriah.

GROBOGAN, SerasiJateng.id – Pembukaan Grobogan Agro Expo VIII tahun 2026 yang diadakan di lingkungan Dinas Pertanian kabupaten Grobogan sangat meriah. Rabu (3/6/2026).

Pasalnya meskipun tidak dihadiri Menteri Pertanian Dr. Ir. H. Andi Amron Sulaiman MP dan Wakil Menteri Pertanian Dr.H.Sudaryono.B.Eng,MM, M, BA kegiatan pembukaan Grobogan Expo VIII tahun 2026 ini tetap diminati masyarakat Grobogan dan sekitarnya.
Bupati Grobogan Setyo Hadi membuka kegiatan Grobogan Expo VIII dengan didampingi langsung Ketua DPRD Grobogan Hj. Lusia Indah Artani SE, MM dan beberapa pimpinan OPD Grobogan. Nampak hadir juga jajaran Forkopimda dan Direktur BUMD Grobogan.

Pada kegiatan Grobogan Expo VIII tahun 2026 ini sengaja mengangkat tema ” Mendukung Kedaulatan Swasembada Pangan Melalui Smart Farming”.

Menurut keterangan Plt. Kepala Dinas Pertanian Grobogan Kukuh Prasetyo Rusady, SH, MM diangkatnya tema Mendukung Kedaulatan Swasembada Pangan Melalui Smart Farming adalah dalam rangka mensikapi kondisi Pertanian yang saat ini generasi milenial terlibat dalam bidang pertanian. Sehingga dalam pengelolaan lahan pertanian butuh inovasi modern karena tuntutan kemajuan jaman. Jelas Kukuh.

” Smart farming atau ertanian cerdas adalah pendekatan manajemen pertanian modern yang mengintegrasikan teknologi digital seperti Internet of Things (IoT), sensor, kecerdasan buatan (AI), dan analitik data ke dalam proses budidaya. Tujuannya adalah meningkatkan efisiensi, produktivitas, dan keberlanjutan hasil panen dengan memantau lahan secara real-time.” Papar Kukuh.

Dan kabupaten Grobogan sebagai lumbung pangan nasional sudah saatnya swasembada pangan melalui Smart Farming. Imbuhnya.
Kegiatan Grobogan Expo yang rutin dua tahunan ini dijadwalkan berlangsung selama lima hari hingga tanggal 7 Juni 2026 mendatang.
Antusiuas petani dan kelompok tani milinea sangat luar biasa hadir dalam pembukaan Grobogan Expo VIII.
Hal tersebut nampak sekali setiap stand dipadati pengunjung untuk melihat langsung perkembangan teknologi pertanian modern.
Pada kegiatan Grobogan expo tahun ini memang lebih fokus menampilkan berbagai komoditas pertanian unggulan baik tanaman pangan hingga perkebunan.

Sedangkan produk yang menjadi unggulan saat ini adalah Pajale yaitu padi, jagung, dan kedelai serta tanaman hortikultura yang meliputi tanaman sayur dan buah-buahan.
Kabupaten Grobogan juga mengembangkan sektor perkebunan tebu yang juga ditampilkan dalam Grobogan Expo tahun ini.

” Pertumbuhan dan pengembangan sektor perkebunan tebu nampak pesat dan terus dikembangkan karena menjadi langkah konkret pembangunan Pemkab Grobogan dalam menyukseskan program swasembada nasional sesuai arahan Bapak Presiden.” Jelas Kukuh.

Senada dengan yang disampaikan oleh Bupati Grobogan Setyo Hadi bahwa pentingnya penguatan sektor hilirisasi pertanian. Artinya inovasi di sisi hilir akan menjadi kunci utama dalam mendongkrak kesejahteraan petani dan perekonomian daerah.

​”Hilirisasi pertanian harus dibangun dengan baik. Jika ini berjalan optimal, Pemkab Grobogan akan mengalami pertumbuhan ekonomi yang pesat termasuk sektor pertanian juga akan semakin meningkat pesat,” Jelas Bupati Grobogan.

Kegiatan dilanjutkan rombongan Bupati Grobogan mengunjungi beberapa stand yang ada di Grobogan Expo dengan mengadakan dialog langsung baik kepada pemilik stand maupun pengunjung. (Imam)